Header Ads Widget


 

Murid SMKN 1 Lengkong Menjemput Sejarah Perjuangan Veteran Sambut 81 Tahun Indonesia

Nganjuk Revolusinews com. Semangat memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tidak hanya diwujudkan melalui berbagai kegiatan seremonial, tetapi juga dengan mengenang dan mempelajari kembali sejarah perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan tenaga, pikiran, bahkan nyawa demi kemerdekaan bangsa.

Momentum tersebut menjadi bagian dari kegiatan yang dilaksanakan secara serentak oleh SMK Negeri se-Jawa Timur. Pada Jumat, 𝟏4 Agustus 2026, para siswa SMK Negeri di berbagai daerah mengunjungi para pejuang veteran di wilayah masing-masing. Kegiatan tersebut menjadi sarana pembelajaran langsung bagi generasi muda untuk mengenal lebih dekat perjalanan sejarah perjuangan bangsa Indonesia.

Salah satunya dilakukan oleh para murid SMKN 1 Lengkong, Desa Lengkong, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Nganjuk. Para siswa datang untuk bersilaturahmi sekaligus mendengarkan secara langsung kisah perjuangan yang disampaikan oleh Solikin, salah seorang pejuang veteran.

Dalam suasana penuh khidmat, para siswa dengan seksama mendengarkan berbagai cerita dan pengalaman perjuangan yang disampaikan Solikin. Tidak sekadar mendengarkan, para murid juga mencatat berbagai pesan dan kisah sejarah yang disampaikan sebagai bagian dari pembelajaran agar nilai-nilai perjuangan tersebut tidak hilang ditelan perkembangan zaman.

Pertemuan antara generasi muda dan veteran tersebut menjadi momen berharga. Para siswa dapat melihat bahwa kemerdekaan Indonesia yang kini dinikmati bukanlah sesuatu yang diperoleh dengan mudah. Kemerdekaan lahir melalui perjuangan panjang, pengorbanan, keberanian, persatuan, serta kecintaan terhadap tanah air.

Solikin berpesan kepada para siswa agar generasi muda tidak hanya mengenang sejarah, tetapi juga mampu meneruskan semangat perjuangan para pendahulu melalui pendidikan dan perbuatan positif dalam kehidupan sehari-hari.

“Kemerdekaan bukan hanya diraih dengan keberanian, tetapi juga dijaga dengan pendidikan, karakter, dan semangat persatuan. Teruslah belajar, berbuat baik, harumkan dan banggakan Indonesia tercinta. Rajinlah belajar dan jangan lupa mengenang sejarah,” pesan Solikin kepada para siswa pesan tersebut menjadi pengingat bagi pelajar bawah perjuangan mempertahankan kemerdekaan pada masa sekarang memiliki bentuk yang berbeda. Jika para pejuang terdahulu berjuang dengan mengangkat senjata dan menghadapi berbagai ancaman demi merebut kemerdekaan, maka generasi muda saat ini dapat mengisi kemerdekaan melalui belajar dengan sungguh-sungguh, membangun karakter, menjaga persatuan, serta memberikan prestasi terbaik bagi bangsa dan negara.

Kegiatan “menjemput sejarah” ini juga menjadi upaya untuk mendekatkan siswa dengan sumber sejarah secara langsung. Cerita dari para veteran memiliki nilai tersendiri karena disampaikan berdasarkan pengalaman dan perjalanan perjuangan yang mereka alami pada masa lalu.

Melalui kegiatan tersebut, para siswa SMKN 1 Lengkong diharapkan semakin memahami arti penting kemerdekaan sekaligus memiliki rasa hormat dan penghargaan yang tinggi terhadap para pejuang yang telah berjasa bagi bangsa Indonesia.

Sementara itu, Kepala SMKN 1 Lengkong, Noventy Prasetiyaningsih, melalui perwakilan Hubungan Masyarakat (Humas), Madika Wahyu, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian penting dari proses pembelajaran bagi para siswa, khususnya dalam mengenang sejarah perjuangan para veteran.

Menurutnya, generasi muda perlu diberikan kesempatan untuk mengenal sejarah secara lebih dekat. Dengan bertemu dan mendengarkan langsung cerita para veteran, siswa diharapkan tidak hanya mengetahui sejarah melalui buku pelajaran, tetapi juga memahami nilai perjuangan, pengorbanan, keteladanan, serta semangat nasionalisme yang terkandung di dalamnya.

“Kegiatan ini menjadi pembelajaran bagi anak-anak SMKN 1 Lengkong untuk mengenang kembali sejarah perjuangan para veteran. Mereka perlu mengetahui bahwa kemerdekaan yang kita rasakan saat ini memiliki sejarah panjang dan penuh pengorbanan,” ujar Dika mewakili pihak sekolah.

Ia menambahkan, pendidikan karakter dan wawasan kebangsaan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pendidikan di sekolah. Para siswa bukan hanya dipersiapkan untuk memiliki kemampuan akademik dan keterampilan, tetapi juga diharapkan mempunyai sikap disiplin, bertanggung jawab, menghormati jasa para pahlawan, serta memiliki kepedulian terhadap bangsa dan negara.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum bagi siswa untuk melakukan refleksi menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Semangat kemerdekaan diharapkan tidak berhenti pada pengibaran bendera maupun kegiatan perayaan, tetapi dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui semangat belajar dan berkarya.

Para siswa SMKN 1 Lengkong pun diharapkan mampu menjadi generasi penerus yang dapat menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Tantangan generasi muda ke depan tentu semakin kompleks, sehingga dibutuhkan pendidikan, karakter kuat, kemampuan beradaptasi, serta rasa cinta tanah air.


Pertemuan dengan veteran tersebut menjadi pengingat bahwa sejarah tidak boleh dilupakan. Para pejuang telah memberikan teladan tentang keberanian, pengorbanan, persatuan dan kecintaan kepada Indonesia. Kini tugas generasi muda adalah meneruskan perjuangan tersebut melalui prestasi, pendidikan, karya, dan perilaku positif.

Dengan semangat “Menjemput Sejarah”, para murid SMKN 1 Lengkong tidak hanya datang untuk mendengarkan cerita masa lalu, tetapi juga membawa pulang pesan perjuangan untuk menjadi bekal dalam menatap masa depan.

Kemerdekaan Indonesia yang telah diperjuangkan para pendahulu harus terus dijaga dan diisi dengan hal-hal yang bermanfaat. Dari para veteran, generasi muda belajar bahwa perjuangan tidak pernah berhenti. Perjuangan hari ini adalah belajar, bekerja keras, menjaga persatuan, menghormati sesama, dan memberikan yang terbaik untuk Indonesia tercinta.

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Terus mengenang sejarah, menghargai jasa para pejuang, dan meneruskan perjuangan melalui pendidikan serta karya nyata untuk Indonesia yang lebih maju.(Irno)

Posting Komentar

0 Komentar