Header Ads Widget


 

Forkopimcam dan Jajaran Pemerintah Desa Gelar Bazar, SMP Negeri 1 Baron Kenalkan Produk UMKM Karya Siswa


Nganjuk,Revolosinews.com. Dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) bersama seluruh jajaran Pemerintah Desa serta unsur Dinas Pendidikan Kecamatan menggelar kegiatan bazar sebagai bagian dari upaya mendorong kreativitas, kemandirian, dan jiwa kewirausahaan masyarakat, khususnya di kalangan pelajar.

Kegiatan bazar tersebut berlangsung diarea lapangan Desa Baron,  Kecamatan Baron, Kabupaten Nganjuk pada hari saptu 5/9/2026 dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat dan lembaga pendidikan. Sejumlah sekolah turut ambil bagian dengan menampilkan beragam produk hasil kreativitas siswa. Salah satunya adalah SMP Negeri 1 Baron,  yang memperkenalkan berbagai produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) hasil karya dan inovasi para siswa.diantaranya batik lukis inkoprin.

Kepala sekolah SMP 1 Negeri Baron, Drs, Baru Ulum. Melalui wakasek kesiswaan Sunarti, Spd, menyampaikan "Kehadiran SMP Negeri 1 dalam kegiatan tersebut mendapat perhatian tersendiri. Para siswa tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi juga diberikan ruang untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan produk yang telah mereka siapkan. Berbagai produk makanan, minuman, kerajinan, maupun hasil kreativitas lainnya dipajang dan ditawarkan seperti halnya batik lukis ikoprin kepada para pengunjung bazar.


Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pembelajaran nyata bagi para siswa. Mereka mendapatkan pengalaman bagaimana membuat sebuah produk, mengemasnya agar menarik, menentukan harga, hingga berinteraksi secara langsung dengan calon pembeli.

Dengan demikian, bazar tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter dan pembentukan jiwa kewirausahaan sejak usia sekolah.

Pihak sekolah berharap keterlibatan siswa dalam kegiatan bazar dapat memberikan pengalaman positif sekaligus menumbuhkan keberanian dan rasa percaya diri. Para siswa diajak untuk tidak hanya berorientasi pada kegiatan akademik, tetapi juga mampu mengembangkan keterampilan dan kreativitas yang dapat bermanfaat di masa depan.

“Melalui kegiatan seperti ini, anak-anak mendapatkan pengalaman secara langsung tentang bagaimana sebuah produk diperkenalkan kepada masyarakat. Mereka belajar bekerja sama, berkomunikasi, melayani pembeli, serta memahami proses sederhana dalam menjalankan usaha,” ujar pihak sekolah.

Sementara itu, jajaran Forkopimcam memberikan apresiasi terhadap keterlibatan lembaga pendidikan dalam kegiatan bazar tersebut. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sekolah dinilai penting untuk menciptakan ruang bagi generasi muda dalam mengembangkan potensi yang dimiliki.


Pemerintah desa juga turut mendukung kegiatan tersebut. Keberadaan bazar dinilai dapat menjadi wadah untuk memperkenalkan berbagai potensi ekonomi lokal sekaligus meningkatkan semangat masyarakat dalam mengembangkan UMKM.

Tidak hanya produk siswa, kegiatan bazar juga menjadi kesempatan bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk unggulan masing-masing kepada masyarakat. Kehadiran berbagai produk lokal membuat suasana bazar semakin semarak dan memberikan pilihan kepada pengunjung.

Unsur Dinas Pendidikan Kecamatan juga memberikan dukungan terhadap kegiatan yang melibatkan sekolah tersebut. Dunia pendidikan dinilai memiliki peran strategis dalam mempersiapkan generasi muda agar memiliki kemampuan, kreativitas, dan keterampilan yang sesuai dengan perkembangan zaman.

Melalui kegiatan bazar, siswa dikenalkan dengan konsep kewirausahaan secara sederhana. Mereka belajar bahwa sebuah produk tidak cukup hanya dibuat, tetapi juga harus memiliki nilai jual, dikemas dengan baik, serta mampu diperkenalkan kepada masyarakat.


Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa sekolah dapat menjadi salah satu tempat tumbuhnya kreativitas dan inovasi generasi muda. Dengan pendampingan guru dan dukungan pemerintah, berbagai ide siswa dapat dikembangkan menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi.

Suasana bazar terlihat semakin ramai ketika para pengunjung mulai mendatangi stan-stan yang telah disiapkan. Para siswa dengan penuh semangat menjelaskan produk yang mereka tawarkan kepada pengunjung.

Selain sebagai ajang promosi produk, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, lembaga pendidikan, pelaku UMKM, serta masyarakat.

Sinergi tersebut diharapkan dapat terus ditingkatkan sehingga kegiatan serupa tidak hanya dilaksanakan dalam momentum tertentu, tetapi dapat menjadi bagian dari program pemberdayaan masyarakat dan pendidikan kewirausahaan secara berkelanjutan.


Dengan adanya kegiatan bazar ini, produk-produk lokal dan hasil kreativitas siswa diharapkan semakin dikenal masyarakat. Di sisi lain, para siswa diharapkan mampu mengambil pengalaman berharga dari kegiatan tersebut sebagai bekal untuk menghadapi dunia kerja maupun dunia usaha di masa mendatang.

Kegiatan bazar yang melibatkan berbagai unsur tersebut pada akhirnya bukan hanya menjadi tempat jual beli, tetapi juga menjadi ruang bertemunya kreativitas, pendidikan, pemberdayaan masyarakat, dan pengembangan ekonomi lokal.

Kolaborasi antara Forkopimcam, pemerintah desa, Dinas Pendidikan Kecamatan, sekolah, pelaku UMKM, dan masyarakat menjadi modal penting dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuhnya generasi muda yang kreatif, mandiri, dan memiliki jiwa kewirausahaan.(Irno)

Posting Komentar

0 Komentar