Nganjuk Revolosinews.com. Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Desa Kendalrejo, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk, RT 03 RW 01 menggelar pagelaran kesenian tradisional jaranan Turonggo Siswo, pada hari saptu 5/9/2026, Kegiatan tersebut berlangsung meriah dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat setempat.
Pagelaran kesenian jaranan menjadi salah satu rangkaian kegiatan peringatan HUT Kemerdekaan RI diselenggarakan warga RT 03 RW 01 yang menjadi hiburan rakyat, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi serta menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya tradisional.
Sejak siang sampai sore hari, warga dari berbagai kalangan mulai berdatangan ke lokasi pertunjukan. Dari anak-anak, pemuda, hingga orang tua tampak memadati area yang telah disiapkan panitia. Suasana semakin ramai ketika para penari jaranan mulai memasuki arena pertunjukan dengan iringan musik tradisional.
Kesenian jaranan yang ditampilkan menghadirkan gerakan tari yang energik, diiringi suara gamelan dan lantunan musik tradisional. Para penampil terlihat begitu bersemangat membawakan setiap adegan, sementara masyarakat menyaksikan pertunjukan dengan penuh perhatian dan sesekali memberikan tepuk tangan.
Ketua panitia kegiatan Supardi, yang sering dengan panggilan Tempe mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke 81 walaupun sekarang sudah memasuki bulan September seakan masih dibulan Agustus.
“Kami ingin peringatan HUT Kemerdekaan tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial, tetapi juga kegiatan yang dapat menghibur masyarakat sekaligus menjaga dan melestarikan kesenian tradisional yang menjadi bagian dari budaya kita,
Menurutnya, kesenian tradisional seperti jaranan perlu terus dikenalkan kepada generasi muda. Dengan demikian, generasi penerus tidak hanya mengenal budaya dari cerita orang tua, tetapi juga dapat melihat dan ikut terlibat secara langsung dalam pelestariannya.
“Jaranan merupakan bagian dari kekayaan budaya yang harus kita jaga bersama. Kami berharap anak-anak muda juga mempunyai kepedulian untuk meneruskan kesenian tradisional agar tidak hilang ditelan perkembangan zaman.
Selain sebagai hiburan, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk mengenang kembali perjuangan para pahlawan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan. Semangat perjuangan tersebut diharapkan dapat diwujudkan masyarakat melalui persatuan, gotong royong, dan kepedulian terhadap lingkungan serta pembangunan desa.
Masih kata Supardi, bahwa pagelaran jaranan mendapat sambutan positif dari masyarakat. Antusiasme warga terlihat dari banyaknya masyarakat yang hadir sejak sebelum acara dimulai.
“Alhamdulillah, masyarakat sangat antusias. Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah desa, para pelaku seni, serta seluruh warga yang telah mendukung kegiatan ini sehingga dapat terlaksana dengan baik,
Ia menambahkan, pelaksanaan kegiatan juga menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk berkumpul dan bersilaturahmi dalam suasana penuh kegembiraan.
Menurutnya, semangat HUT Kemerdekaan bukan hanya tentang perayaan, tetapi juga bagaimana masyarakat dapat mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif dan membangun kebersamaan.pungkasya.
Sementara itu, salah seorang warga, RT 03 yang tidak mau di sebut namanya mengaku senang dengan adanya pagelaran kesenian jaranan tersebut. Menurutnya, pertunjukan seni tradisional seperti jaranan masih sangat diminati masyarakat, terutama ketika digelar dalam rangka peringatan HUT Kemerdekaan.
“Senang sekali ada jaranan. Selain menjadi hiburan, kita bisa berkumpul bersama keluarga dan warga lainnya. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan setiap tahun,” ungkapnya.
Kegiatan berlangsung meriah hingga sore Masyarakat tetap antusias mengikuti jalannya pertunjukan dengan tertib. Panitia dan pemerintah desa juga mengimbau kepada seluruh pengunjung agar menjaga keamanan, ketertiban, serta kebersihan selama kegiatan berlangsung.
Pagelaran kesenian jaranan tersebut menjadi bukti bahwa semangat memperingati kemerdekaan dapat berjalan beriringan dengan upaya melestarikan budaya lokal. Melalui kegiatan seni dan budaya, masyarakat tidak hanya mendapatkan hiburan, tetapi juga diajak untuk menjaga warisan leluhur sekaligus memperkuat persatuan dan gotong royong.
Dengan semangat HUT Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Desa Kendalrejo, berharap seluruh masyarakat dapat terus menjaga persatuan, meningkatkan kepedulian sosial, serta bersama-sama mendukung pembangunan desa menuju masyarakat yang lebih maju, guyub, dan sejahtera.(Irno)


0 Komentar