Header Ads Widget


 

Gelar tasyakuran Usai Pembangunan Jembatan Dusun Jawar

Nganjuk Revolosinews.com. Warga Desa Gemenggeng, Kecamatan Bogor, Kabupaten Nganjuk. Menggelar acara tasyakuran atas selesainya pembangunan jembatan penghubung Dusun Jawar Desa Gemenggeng pada hari Minggu 1/ 2/ 2006.yang menelan anggaran Rp.698.423.955.00.


Acara tersebut berlangsung di lokasi jembatan, dan  dihadiri kepala Desa Hariono, dan  seluruh jajaran pemerintah Babinsa, babinkamtibmas, tokoh agama dan masyarakat.


Sebelum acara doa bersama dimulai, berlebih dahulu kepala Desa Haryono, memberikan sambutan, dalam sambutannya mengucapkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, dan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan juga kepada seluruh warga masyarakat.


Dan tentunya kepada pemerintah daerah melalui dinas PUPR yang telah merealisasi pembangunan jembatan ini, hingga pada saat ini telah dilaksanakan tasyakuran sesederhana mungkin.sebagai wujut telah selesai pembangunannya dan sudah bisa dilewati.


Jembatan ini sangat penting bagi seluruh warga Dusun Jawar, untuk mobilitas hasil pertanian dan juga hasil kerajinan dari bambu. Kerajinan ini yang sudah digeluti dari turun temurun, diantara. Caping, tumbuh, tampa, bojok tempat nasi, dan tali bawang merah, maupun tali padi,

Masih kata kepala Desa Haryono, dengan bahasa khas tawanya jembatan Dusun Jawar, ini sudah sangat viral dan kondang di masyarakat luas, bahkan ke Facebook.


Jembatan yang aksesnya menghubungkan Dusun Jawar, desa gemenggeng, jembatannya tidak mau kalah sama seperti jembatan provinsi, ini sungguh sangat luar biasa.



Ini semua, karena hasil kerja keras dari pemerintah Desa untuk merealisasikan pembangunan melalui Dinas PUPR Kabupaten Nganjuk.

"Saya berpesan agar jembatan ini, selalu dirawat dan dijaga demi keindahan dan kerusakan ini semua adalah tanggung jawab dan kepentingan bersama, ujarnya.


Dan selanjutnya dilaksanakan doa bersama, dan kenduri, sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, dipimpin langsung oleh Kyai Nasir warga stempat  atas selesainya pembangunan jembatan tersebut. 


Awak media revolosinews, com. Saat mewawancarai perangkat Dusun Jawar, bayan Sahri, dia mengisahkan terkait hanyutnya Jembatan lama yang terbawa derasnya arus kaliwidas. 
.
Dia mengisahkan, di sini dulu sudah terbangun jembatan, dan pembangunannya melalui swadaya masyarakat, jembatan yang dulu terbagun dari bertiang besi dan berpapan kayu.


Karena dengan berjalannya waktu setiap aliran air kali widas melalui jembatan tersebut, lama-kelamaan dengan derasnya air mengalir akhirnya terhempas tidak tersisa sama sekali. Dan selang tujuh bulan dari sekarang kini dibangunkan jembatan yang baru ini.


Selama tuju bulan dalam penantian semua warga Dusun jawar, kalau beraktivitas ke pasar, atau mengantar anak sekolah jalan melingkar kurang lebih 4 km, sampai tempat yang dituju.


Dan saya, selaku perwakilan dari warga Dusun Jawar, mengucapkan terima kasih kepada," pemerintah Desa maupun pemerintah dinas terkait PUPR, yang telah merealisasi terbangunnya jembatan Dusun Jawar, yang baru ini.


Dan saya juga berpesan kepada seluruh warga masyarakat Dusun Jawar, untuk selalu menjaga dan merawat jembatan ini, seperti merawat bangunannya sendiri. pungkasya.(Irno)

Posting Komentar

0 Komentar