Header Ads Widget


 

Rapat Forum Lalu Lintas Dan Angkatan Jalan Kabupaten Nganjuk, Bupati Tegaskan Larangan Muatan Berlebih.

Nganjuk,Revolosinews.com, Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) Kabupaten Nganjuk menggelar rapat koordinasi yang bertempat di aula Gedung Dinas Perhubungan Kabupaten Nganjuk, Selasa (3/3/2026). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, Kepala Dinas Perhubungan, jajaran Satlantas, para pemangku kepentingan di bidang transportasi angkutan jalan. Dan para asosiasi pengusaha tambang.

Dalam sambutannya, Dr.Drs.H. Marhaen Djumadi, S.E. S.H.M.M.M.B.A. Menegaskan kepada seluruh pengusaha tambang agar tidak melebihi batas tonase muatan kendaraan operasionalnya. Ia menekankan bahwa kendaraan dengan muatan berlebih menjadi salah satu faktor utama kerusakan jalan yang berdampak pada keselamatan pengguna jalan dan kerugian bagi masyarakat luas.

“Para pengusaha tambang kami harapkan mematuhi aturan tonase. Jangan sampai muatan berlebih menyebabkan jalan cepat rusak dan membahayakan pengguna jalan lainnya,” tegasnya.

Rapat ini juga menjadi forum evaluasi dan koordinasi antarinstansi guna meningkatkan pengawasan serta penegakan aturan lalu lintas di wilayah Kabupaten Nganjuk. Satlantas dan Dinas Perhubungan diminta untuk memperkuat sinergi dalam melakukan pengawasan kendaraan angkutan barang, khususnya yang melintasi jalur-jalur rawan kerusakan.

Pemerintah Kabupaten Nganjuk berharap melalui forum ini tercipta komitmen bersama antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan para pelaku usaha untuk menjaga infrastruktur jalan tetap baik dan aman digunakan.

Di akhir penyampaiannya, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu padu menjaga Nganjuk agar semakin baik dari segala aspek, demi kenyamanan, keselamatan, dan kesejahteraan bersama.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Nganjuk, Suharono. S.Sos.MM. juga mengatakan dengan adanya muatan melebihi kapasitas pasti akan menjadikan jalan itu mudah cepat rusak. Maka untuk itu, dalam rapat ini mari kita bikin kesepakan bersama untuk membatasi muatan berlebihan, yang boleh melintasi jalan daerah maxsimal 8 ton  Selebinya harus melewati jalan nasional.

Hal itu disampaikan untuk keindahan dan perawatan jalan, yang bertujuan untuk kenyamanan keamanan dan keselamatan masyarakat pengguna jalan.(Irno)

Posting Komentar

0 Komentar