Header Ads Widget


 

Pernikahan Saudara Bima Dan Septiana Penuh Dengan Kebahagian

Nganjuk 𝙍evolosinews.com, Sebuah momen sakral penuh kebahagiaan dan kehangatan keluarga tersaji dalam pernikahan pasangan Bima dan Septiana yang digelar pada hari Rabu, 13 April 2026, bertempat di Desa Kendalrejo, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk. Acara yang berlangsung dengan sederhana ini justru menghadirkan suasana yang penuh makna, sarat dengan nilai kebersamaan, kekeluargaan, serta rasa syukur.

Sejak pagi hari, tepatnya mulai pukul 10.00 WIB, keluarga besar dari kedua mempelai telah berkumpul untuk menyaksikan rangkaian acara walimatul arsy. Meski diselenggarakan secara sederhana, nuansa kebahagiaan begitu terasa dari raut wajah para tamu undangan yang hadir, turut memberikan doa restu kepada kedua mempelai agar dapat menjalani kehidupan rumah tangga dengan harmonis.


Kehadiran keluarga besar mempelai putri yang berasal dari Desa Mungkung, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk, menambah hangatnya suasana. Silaturahmi antar keluarga besar terjalin erat, mencerminkan nilai budaya gotong royong dan kekeluargaan yang masih kental di tengah masyarakat.

Dalam prosesi acara, turut dilaksanakan serah terima antara kedua belah pihak keluarga mempelai, baik dari pihak mempelai putra maupun mempelai putri. Prosesi ini menjadi simbol penyatuan dua keluarga besar sekaligus bentuk tanggung jawab yang kini diemban oleh kedua mempelai dalam membangun rumah tangga.


Sambutan penerimaan mempelai putra diwakili oleh H. Tarno yang menyampaikan pesan penuh makna kepada pasangan pengantin. Dalam sambutannya, beliau berpesan agar Bima dan Septiana senantiasa menjaga kerukunan, saling menghormati, serta mampu menghadapi setiap ujian kehidupan dengan kesabaran dan kebersamaan.

“Semoga kedua mempelai dapat hidup rukun, saling melengkapi, dan langgeng hingga akhir hayat,” ungkapnya dengan penuh harap.

Acara berlangsung dengan khidmat namun tetap hangat, diiringi doa-doa yang dipanjatkan oleh seluruh hadirin. Momen ini tidak hanya menjadi hari bahagia bagi kedua mempelai, tetapi juga menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antar keluarga dan masyarakat sekitar.


Dengan terselenggaranya pernikahan ini, diharapkan Bima dan Septiana dapat memulai kehidupan baru yang penuh berkah, membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah, serta menjadi teladan bagi lingkungan sekitarnya.(Irno)

Posting Komentar

0 Komentar