NGANJUK,𝙍evolosinews com. Momentum Hari Buruh Internasional atau May Day yang jatuh pada Jumat (1/5/2026) diperingati dengan cara yang khidmat di Kabupaten Nganjuk. Berbeda dengan aksi turun ke jalan, sejumlah organisasi buruh dan berbagai lembaga memilih berkumpul di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, untuk berziarah ke makam Marsinah, sang pahlawan buruh nasional.
Pantauan di lokasi menunjukkan kehadiran berbagai elemen organisasi yang melebur menjadi satu. Mereka datang dengan satu tujuan: memanjatkan doa bersama serta mengenang kembali rekam jejak perjuangan Marsinah dalam menyuarakan hak-hak kaum pekerja, yang pada akhirnya harus dibayar dengan nyawanya sendiri.
Kelik, Ketua Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) yang hadir dalam acara tersebut, menegaskan bahwa pemilihan lokasi makam Marsinah sebagai pusat peringatan bukan tanpa alasan. Menurutnya, sosok Marsinah adalah simbol keberanian yang tidak boleh dilupakan oleh generasi buruh saat ini.
"Momen May Day 2026 ini kami jadikan momentum penting untuk mengenang perjuangan pahlawan tanpa jasa. Marsinah bukan sekadar nama, melainkan api semangat bagi kami untuk terus memperjuangkan keadilan dan kesejahteraan buruh di Indonesia, kami juga mengucapkan terimakasih kepada pemerintah pusat, provinsi, daerah Kabupaten Nganjuk, dan semua elemen yang telah berkotribusi berjuang untuk mendapatkan gelar yang pantas disandang Marsinah sebagai tokoh pahlawan buruh nasional.ujar Kelik di sela-sela kegiatan.
Acara yang berlangsung sejak pagi hari ini diisi dengan pembacaan tahlil dan doa lintas organisasi. Suasana haru menyelimuti area pemakaman saat para perwakilan buruh meletakkan karangan bunga di pusara almarhumah.
Melalui peringatan di makam Marsinah ini, para aktivis buruh berharap semangat heroisme yang ditinggalkan almarhumah tetap hidup dalam setiap regulasi dan kebijakan ketenagakerjaan di masa depan. Mereka menegaskan bahwa perjuangan menuntut hak adalah warisan abadi yang harus dijaga demi martabat pekerja yang lebih baik.(Irno)


0 Komentar